Terbit bulanmu dinanti insan,
Menyinar rahmat dari yang Esa,
Untuk hamba-Nya yang jerih menanti Kurnia,
Kurniaan agung tiada tandingnya
Detikmu sebuah madrasah Insani,
Mendidik ikhlas erti syukur,
Melatih jiwa istilah sabar,
Agar kukuh tidak tersungkur
Hawamu penuh liku-liku cuba,
Menilai redha atau haloba,
Ada yang melangkah jauh ,
Ada yang terhenti tanpa noktah
Menyeduh syukur dan doa ,
Membawa rahmat-Nya,
Menyauk keluh di timba ujian,
Mengurang kasih-Nya
Ayuh sang pencari cinta,
Kita buru sebuah Mubarak,
Biar ia mencapai berkat,
Jadikan kita manusia tuah.
Mohd Lutfi Hafifi,
Mutah, Jordan.
29 Syaban 1430 Hijrah.


