PUISI : MENDAKAP BUMI INI

MENDAKAP BUMI INI

Telah kita lihat
Telah kita dengar
Mungkin juga telah kita rasa
Perit duka bumi ini menangis
Lelah mencari cinta kedamaian
Terkapai memburu rindu keamanan
Sepi dalam menanti pengharapan

Wajah sayu itu hanya mampu meratap lemah
Curahan air mata sudah kekeringan
Titisan air merah menjadi mimpi setiap hari
Suara desus angin bayu berganti guruh halilintar
Tiada kasihan dan Tiada kemanusiaan

Jika bumi ini mampu menangis
Jika bumi ini mampu meratap
Pasti isinya akan terkejut dan meronta
Meminta suara dunia bergoncang dan bersatu
Menghukum dan membunuh punca airmata bumi

Hari ini
Kita selusuri dan kita insafi diri kita
Dimana arah kita , di mana kiblat kita
Membela atau membiarkan bumi ini
Mendakap atau meruntuh bumi ini

Wahai umat dunia
Bangunlah membela bumi ini
Bersuaralah mendukung bumi ini
Berpadulah mempertahan bumi suci ini
Bumi yang gersang penuh seribu erti

Lutfi Hafifi

Fakulti Sharia’ – Mutah University

Jordan.

Leave a Reply